kesalahan

dipertemukan kembali dengan riak dalam kehidupan, bukan ombak, bukan gelombang besar, dan bukan juga badai kehidupan. Tapi, riak dalam hidup ini lagi lagi mampu menyadarkan saya. Pun tak perlu dicerita akan riak itu. Pun tak perlu dimainkan kata katanya untuk di tulis di blog ini. Yang jelas, makna riak itu yang akan saya bagi.

berbuat kesalahan bagi manusia adalah wajar. menjadi tak wajar bila manusia itu tidak belajar dari kesalahan itu. Memperbaiki diri, bangkit lagi, dan penting untuk tidak malu untuk mengakui kesalahan. Pun Nabi yang merupakan umat pilihan juga melakukan kesalahn. Seperti, kisah adam yang makan buah khuldi.

Bagaimana saya dan kita ? hanya hamba yang hina, tak pantas disebut siapa, dan jelas pula bukan orang yang dijamin untuk menjadi penghuni surga. Yah, saya (dan kita semua), menyingkirlah dari garis dosa, jauhlah dari iming iming surga dunia. semoga saya (dan kita semua) mampu menjadi manusia yang semakin baik dari hari ke hari.

*inspired by update status fbnya nidya

3 komentar:

  1. status q yg mana phe???hhee...

    BalasHapus
  2. yg mana ya phe???status mana??
    nidya

    BalasHapus
  3. nidyaaaaa, aku lupa e statusmu yang mana. heheheh

    BalasHapus

lets talk !

 
OH, GOOD DAY! © 2012 | Designed by Rumah Dijual, in collaboration with Buy Dofollow Links! =) , Lastminutes and Ambien Side Effects