Tampilkan postingan dengan label dearyou. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label dearyou. Tampilkan semua postingan

ketika

Saat waktu kebersamaan berubah menjadi keharusan untuk memaklumi keterbatasan
Saat kita tak bisa sebebas biasanya untuk sekadar berbagi dan mengeluh ini-itu
Saat kita perlahan lupa mengucapkan kata spesial di pagi hari
Saat mulai ada alasan pembenaran untuk dekat dengan siapapun karena kesepian
Saat kita jauh, tiba-tiba kehilangan rutinitas kebersamaan, apakah kita tetap sudi memuja jarak sebagai ujian yang memperkuat rasa? Ataukah sebaliknya?
.
Mau tidak mau, walaupun selambat siput berjalan, jengah dan ketakutan akan semakin menjalar
Berjalan dari hatimu yang jauh di sana, hingga terasa olehku di sini
Dan kita kehilangan kesabaran
Dan kita kehilangan ingatan akan sederet janji bertema setia
Dan kita kehilangan rasa percaya, tehapus oleh hasutan tak jelas
Dan kita kehilangan hati, tak ada kenangan yang mampu membujuk
.
“Ujian sebenarnya bukanlah saat kita terpisah dalam ratusan kilometer, melainkan ketika jarak memungkinkan kita bertemu setiap hari tanpa terkecuali”
Sebaiknya siapkan obat anti reduksi kepercayaan ketika berjauhan, dan siapkan obat pencegah rasa bosan ketika selalu bertemu. dan aku tidak mau kita berakhir sampai disini saja...

terlalu dini

Terlalu dini untuk sakit hati.
Ada cerita yang belum siap patah lagi.
Ada malam yang terus menolak sepi

Terlalu dini untuk tersesat lagi.
Ada langkah yang lelah mencari
Ada nafas yang terengah dan menggema di sanubari

Terlalu dini untuk kehilangan kamu.
Ada damba yang tak ingin lepas
Ada rindu yang tak ingin kandas

Ah tapi saat kamu pergi, aku juga diam.
Ada pinta yang tak menjadi kata menisankan diri.
Hanya harap, kamu berbalik dan kembali, dalam hati.
Diam memenjarakanku.

Ketakutan menyergap kepalaku.
Bagaimana cara bertemu kamu?
Harus berjalan atau berlari?
Aku takut kamu terlewat
dan aku mencarimu lagi…… sendiri

menjalani ini denganmu memang tak mudah, dalam sadgenic,22 September 2012

keyboard



akumencintaimutanpaspasi
aku mencintaimu tanpa hasthag
aku mencintaimu tanpa titik
aku mencintaimu tak terenti karena koma
aku mencintaimu tanpa tanda tanya
namamu kukurung dalam tanda petik
kata dan kalimat untukmu terucap jelas dengan bold
aku enter hatiku ke hatimu
aku backspace.

rindu

rindu itu ketika waktuku dan waktumu tidak bertemu. rindu itu seperti ingin melihat matahari di malam hari. rindu itu  ketika tidak lagi melihat dengan mata, namun dengan hati.  rindu itu seperti sesak, saat tersadar yang dirindu sudah tidak lagi  disini. rindu itu seperti ingin kembali ke masa lalu, dimana ada kita di satu ruang dan waktu. rindu itu ketika aku ada, tanpa kamu. dan  disini, aku merindumu dalam diam. 


bebas

Cinta kan tidak butuh tali. Ia membebaskan. Jadi buat apa kita melawan arusnya dan malah saling menjajah? Karena hanya bersama kamu, segalanya terasa dekat, ada dan benar.  Dan inilah perjalanan kita :)

 
OH, GOOD DAY! © 2012 | Designed by Rumah Dijual, in collaboration with Buy Dofollow Links! =) , Lastminutes and Ambien Side Effects